KATA KUNCI  
      Selasa, 21 Mei 2013
Home Contact Us    
INFO GRADIEN
Serunya Menjadi Seorang Reporter
Jadi reporter itu memang seru. Ada saja kejadian yang bikin ketawa, stres, atau heboh. Nggak hanya profesinya saja yang asyik, tapi juga pengalaman dan...

Panduan Pintar Mengelola Keuangan agar Menjadi Kaya
Ada sebuah pernyataan bahwa 90% manusia di dunia memiliki kondisi keuangan rata-rata, sedangkan 10% manusia lainnya hidup dengan kondisi keuangan berlimpah....

Serunya Komik Band Koplak
Sesuai namanya, para personil D’tragedi Band, memang harus mengawali karier musiknya dengan susah payah. Perjuangan mereka untuk bisa mencapai kesuksesan...

The Lone Ranger Rides
Tempat yang dianggap indah dan terbuka belum tentu tempat yang paling bersahabat untuk dilalui. Inilah yang mewakili Ngarai Bryant, sebuah tempat yang...


   

Kamis, 7 Juni 2012
Kisah Seekor Rubah, Singa, dan Burung Penyanyi

Banyak pelajaran dari sebuah sikap yang bisa kita petik dari kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan tidak berburuk sangka terhadap orang lain di sekitar kita. Selain bersifat negatif, tentunya sikap tersebut akan merugikan banyak pihak. Seperti halnya yang terjadi pada kisah seekor rubah, singa, dan burung penyanyi.

Saat itu, di sebuah hutan berdiamlah seekor singa yang suka mendengarkan musik. Suatu hari, rubah hendak menunjukkan itikad baiknya kepada singa dengan mengadakan pertunjukkan musik. Rubah pun mengundang burung penyanyi dan burung bulbul yang suaranya merdu untuk bernyanyi di hadapan singa.

Mereka pun bernyanyi dengan sungguh-sungguh. Suara mereka tidak diragukan lagi, sangat merdu. Sayangnya, tidak ada sedikit senyum pun di wajah singa. Rubah berpikir, “Apakah singa tidak menyukai lagu yang disenandungkan burung penyanyi, atau merasa burung penyanyi tidak sungguh-sungguh dalam menghiburnya?”

Rubah pun meminta burung tersebut berhenti bernyanyi dan mendorong mereka untuk naik ke pentas. Sayangnya, lagi-lagi, singa hanya terdiam. Bahkan ia meninggalkan pentas tersebut.

Melihat hal tersebut, rubah pun marah dan menyalahkan burung-burung itu karena tidak serius menjalankan tugasnya. Namun, selang beberapa waktu barulah diketahui bahwa singa pergi meninggalkan pertunjukkan karena kebanyakan makan dan sakit perut. Waktu itu, ia ingin cepat-cepat pergi ke belakang.

Mengtahui alasan itu, rubah akhirnya hanya bisa meminta maaf kepada burung penyanyi dan burung bulbul.

Sebenarnya, masih banyak lagi pelajaran hidup yang bisa Anda pahami melalui berbagai macam cerita. Semuanya bisa Anda baca dalam buku Burung Gagak & Pujian Sang Rubah yang ditulis oleh Lei Wei Ye.

Buku terbitan Gradien Mediatama ini berisi 105 kisah-kisah inspiratif dari negeri China. Ada kisah tentang seekor anjing, rajawali, lobster, kucing, ayam, pisau dapur, pohon besar, hingga cerita tentang seorang adik dan kakaknya.

Temukan beragam kisah unik, menarik, menginspirasi, dan menyentuh hati dalam buku ini!
 


   
Selasa, 23 April 2013
Serunya Menjadi Seorang Reporter
Senin, 22 April 2013
Panduan Pintar Mengelola Keuangan agar Menjadi Kaya
Rabu, 17 April 2013
Serunya Komik Band Koplak
Rabu, 10 April 2013
The Lone Ranger Rides
Selasa, 2 April 2013
Kontes Foto ‘Me & My Pet’
INDEX INFO