KATA KUNCI  
      Jum'at, 25 April 2014
Home Contact Us    
INFO GRADIEN
Ada Penampakan di Puri Cantika 2!
Kehidupan anak-anak kos Puri Cantika 2 memang tidak ada matinya! Selain selalu ramai dengan celotehan para penghuninya—yang tak lain berjenis kelamin perempuan...

AKD Begins; When The Stories Begin!
Apa jadinya jika sekitar tiga puluhan cewek berkumpul dalam satu rumah kos-kosan? Ramai, seru, berisik, dan penuh keceriaan pastinya. Dan, itulah yang...

AKD is Back! Returns to Djokdja
Reuni dengan teman lama tentu menjadi ajang yang dinantikan sebagian besar orang. Selain bisa menuntaskan rasa kangen karena sudah lama tidak bertemu,...

Serunya Menjadi Seorang Reporter
Jadi reporter itu memang seru. Ada saja kejadian yang bikin ketawa, stres, atau heboh. Nggak hanya profesinya saja yang asyik, tapi juga pengalaman dan...


   

Selasa, 8 April 2008
101 Kisah Bijak dari Negeri Tirai Bambu

 
Ada banyak pemikir dan para bijak yang lahir di negeri China. Ada pula kisah-kisah dari negeri China yang bisa kita ambil hikmahnya. Ada banyak kearifan dan ilmu pengetahuan yang bisa kita simak dari negeri tirai bambu. Tak sedikit kisah bisnis sukses yang bisa kita punduh dari China. Maka rawatlah terus pepatah ini: belajarlah sampai ke negeri China.

Simaklah sebuah kisah mengharukan sekaligus mengajak kita untuk tetap teguh dalam meraup ilmu pengetahuan. Ia bernama Kuang Heng. Heng hidup dari keluarga yang sangat sederhana. Heng memiliki kegemaran dalam membaca. Walaupun orang tuanya tak mampu menyekolahkannya, Heng tetap membaca. Heng memiliki tekad untuk belajar mandiri atau otodidak. Kegigihan dan akalnya yang cerdas membuatnya tetap bisa melayani nafsu dalam membaca.

Walaupun ia tak sanggup membeli buku, tapi ia masih bisa meminjam buku dari orang lain atau perpustakaan. Walaupun waktunya banyak dihabiskan untuk membantu orangtuanya, tapi ia masih menyempatkan diri untuk membaca. Bahkan ketika malam datang, karena orang tuanya tak sanggup membeli minyak, Heng rela dan memutar otaknya untuk tetap bisa membacanya di malam hari. Caranya ia meminjam terangnya sinar purnama yang sampai di bukunya. Terkadang ia juga memanfaatkan cahaya lampu rumah tetangga yang menembus dinding rumahnya. Inilah kisah kecil dari seorang guru besar bernama Kuang Heng. 

Kisah ini memberikan pencerahan bagi kita yang suka menggerutu dan tidak bisa bersyukur. Hikmat lain dari kisah ini adalah "tidak menuntut apa yang belum ada tetapi memaksimalkan apa yang sudah ada."

Sepenggal kisah di atas dirangkum dari sebuah kisah berjudul Kuang Heng: Otodidak! Kisah ini diambil dari buku 101 Kisah Bermakna dari Negeri China. Buku setebal 333 halaman ini ditulis oleh Lei Wei Ye dan diterbitkan oleh Gradien Mediatama. Banyak kisah bertabur mutiara hikmah dari beragam sudut pandang kisah yang bisa Anda simak dalam buku ini. Semisal, asal usul Tibet dan burung bahagia, berkarya dalam suasana apapun, menjadi teladan bagi orang lain, instrospeksi diri, dan lain sebagainya.

Yang jelas, kisah-kisah dalam buku ini ditulis dengan cukup menghibur dan membuat orang tergerak untuk merenung. Selamat menyimak dan memerkaya diri dengan kisah-kisah dari negeri tirai bambu.

 


   
Kamis, 14 November 2013
Ada Penampakan di Puri Cantika 2!
Rabu, 30 Oktober 2013
AKD Begins; When The Stories Begin!
Senin, 9 September 2013
AKD is Back! Returns to Djokdja
Selasa, 23 April 2013
Serunya Menjadi Seorang Reporter
Senin, 22 April 2013
Panduan Pintar Mengelola Keuangan agar Menjadi Kaya
INDEX INFO