Panduan Pintar Mengelola Keuangan agar Menjadi Kaya

Ada sebuah pernyataan bahwa 90% manusia di dunia memiliki kondisi keuangan rata-rata, sedangkan 10% manusia lainnya hidup dengan kondisi keuangan berlimpah. Anda sendiri dapat melihat realitanya di lingkungan sekitar, dipastikan memang jumlahnya jauh tidak berimbang antara yang kaya dan yang rata-rata. Mungkin Anda bertanya, kenapa bisa demikian? Apakah karena faktor lingkungan, pendidikan, atau usia? Ternyata jawabannya bukan terletak di faktor-faktor tersebut. Rahasianya ada di satu kunci, yaitu pandai mengelola keuangan.

Sistem pengelolaan keuangan seseorang akan menghasilkan imbal yang berbeda-beda tergantung pengelolaannya. Uang tidak akan bertambah jika tidak dikembangkan melalui sistem investasi. Inilah rahasianya orang-orang kaya dalam mengelola keuangan. Investasi merupakan tindakan paling tepat dalam mengembangkan keuangan Anda agar terus tumbuh dan bertambah. Ada banyak instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan Anda. Setiap jenis investasi memiliki tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda-beda.

Investasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu investasi terhadap aset nyata (real asset) dan investasi terhadap aset keuangan (financial asset). Aset nyata berupa aset yang dapat dilihat secara fisik, seperti tanah, gedung, emas, berlian, dan lain sebagainya. Sedangkan aset keuangan berupa surat berharga yang menunjukkan klaim kepemilikan terhadap pihak tertentu. Ada lima kategori dari aset keuangan, yaitu meliputi instrumen pasar uang, surat berharga pasar modal dengan pendapatan tetap, efek yang bersifat ekuitas, instrumen derivatif, dan reksadana atau mutual fund.

Dari kedua jenis investasi di atas, pilihan yang paling banyak dilirik para investor dalam dunia investasi ada sekitar enam, yaitu investasi emas, investasi saham, investasi options, investasi valuta asing, investasi obligasi, investasi reksadana, dan investasi properti. Emas biasa digunakan untuk sarana investasi jangka panjang karena memiliki harga yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Kenaikan harga emas biasanya selalu tinggi dari angka inflasi. Investasi emas merupakan cara yang paling mudah dan dapat dilakukan oleh siapa pun.

Investasi saham memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya, berupa dividen yang merupakan pembagian keuntungan yang diperoleh perusahaan sesuai besar kecilnya jumlah saham.  Semakin besar modal (saham) yang disetorkan, semakin besar pula proporsi pembagian keuntungan yang kita dapatkan. Naik-turunnya harga saham bisa mendatangkan keuntungan bagi kita berupa capital gain. Ini akan kita dapatkan jika kita membeli sebuah saham pada harga rendah lalu menjualnya dengan harga yang tinggi.

Investasi yang tidak kalah menariknya ialah investasi properti. Investor membeli rumah atau bangunan yang bertujuan mengambil keuntungan, baik dengan menjualnya kembali maupun dengan mengelolanya untuk mendapatkan uang sewa. Fluktuasi harga juga berlaku pada investasi properti sehingga investor harus mengikuti perkembangannya sehingga dapat menentukan waktu yang tepat kapan untuk membeli dan kapan untuk menjual.

Banyak orang ingin mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat dengan cara melakukan investasi. Mereka tergoda iming-iming para tenaga pemasaran yang meyakinkan bahwa keuntungan 30% hingga ratusan persen per bulan adalah hal gampang. Pada akhirnya, bukan keuntungan yang didapat, tapi justru kehilangan seluruh uang yang diinvestasikan. Buku “Siapa Bilang Kamu Gak Bisa Kaya!” terbitan Gradien Mediatama ini merupakan Kitab Sakti Investasi yang dapat dipergunakan oleh setiap calon maupun investor yang ingin mengenal jauh tentang mekanisme investasi.

Buku ini ditulis oleh Joko Salim, S.Kom, SE, CFP® sebagai solusi bagi siapa saja yang baru pertama kali belajar mengenai investasi. Buku ini disusun dengan bahasa yang sederhana, tapi mencakup semua materi yang diperlukan bagi seorang pemula. Topik bahasannya pun sangat lengkap, mulai dari investasi emas, saham, forex, option, properti, dan reksadana. Dengan adanya pembahasan menyeluruh tersebut diharapkan pembaca bisa memiliki pengetahuan yang memadai untuk melakukan investasi sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan keuangannya.

Buku ini ditulis dalam bentuk kitab yang terdiri dari pasal demi pasal, dan ayat demi ayat. Pemilihan format kitab bertujuan agar memudahkan siapa pun untuk belajar investasi selangkah demi selangkah. Dengan bentuk tulisan seperti itu, Anda juga dapat dengan mudah bertanya kepada saya sebagai penulis mengenai hal-hal yang kurang bisa dipahami. Anda hanya perlu menuliskan pasal berapa dan ayat berapa, kemudian mengirimkan pertanyaan yang berkaitan dengan hal tersebut.
 
(Foto: fsecart)